Wednesday, April 6, 2011

Cabe Merah Sumbang Deflasi Terbesar di Kota Pempek

 
Pantauan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Selatan terhadap 360 komoditas tersebar di pasar-pasar tradisional, beberapa pasar modern, dan gerai di seantero Palembang, menghasilkan angka deflasi sebesar 0,77 persen per Maret 2011.

Seperti diterima okezone dari keterangan tertulis yang dipublikasikan melalui penjelasan Kepala BPS Sumsel, Haslani Haris, kepada wartawan di Palembang, Rabu (6/4/2011), terdapat beberapa fakta penjelasan.

Dari deflasi 0,77 persen itu, komoditas cabe merah merupakan faktor penyumbang terbesar, yakni 0,53 persen. Menyusul cabe merah, ditempati komoditas beras (0,4 persen), cabe rawit dan tomat sayur (0,04 persen), dan bawang merah (0,03 persen).

Komoditas cabe merah mengalami perubahan harga cukup tinggi sepanjang Februari-Maret 2011. Bila Februari lalu, turun mencapai minus 11,96 persen, maka pada Maret angka itu terlampaui dengan turun menjadi minus 34,13 persen.

Bukan hanya mengalami deflasi, Kota Pempek juga mengalami tren penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 125,81 (Februari 2011) menjadi 124,84 (Maret 2011).

No comments:

Post a Comment