Wednesday, April 13, 2011

Infrastruktur Indonesia di Urutan 90 Dunia

 
Indonesia masih berada di urutan ke 90 dunia di bidang infrastruktur. Karena itu,upaya pembangunan infrastruktur terus digenjot dan menjadi perhatian pemerintah.

“Memang urutan infrastruktur kita masih nomor 90 di seluruh dunia namun kita tak perlu berkecil hati. Kita berpendapat, peringkat tersebut sudah cukup bagus,akan tetapi pembangunan terus didorong agar para investor tetap mau berinvestasi di Indonesia,” tutur Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto di Jakarta.

Djoko mengakui, selain infrastruktur umum yang masih kurang baik, infrastruktur jalan di Indonesia pun masih tertinggal. Menurut dia, saat ini infrastruktur jalan Indonesia masih berada di urutan 84 dari 133 negara.“Tapi,ini pun tidak jelek-jelek amat,”ujarnya.

Terkait dengan itu, Djoko berharap adanya International Trade Fair- Conbuild Indonesia 2011 dan Renewables Indonesia 2011 investasi infrastruktur semakin meningkat sehingga mendorong ketersediaan infrastruktur yang lebih baik.

Dengan begitu, Indonesia yang kini telah menjadi tempat tujuan investasi,akan semakin menarik bagi para investor. Djoko juga berharap,ke depan akan ada perkembangan investasi alat berat ke Indonesia. Hal itu menurut dia akan sangat mendukung pengembangan infrastruktur Indonesia, mengingat alat-alat berat sangatlah dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur.

“Memang kita masih banyak impor alat berat, dari sini kita ingin menarik para investor agar pembuatan alat berat bisa suatu saat nanti dibuat di sini. Saya berharap, melalui pameran ini bisa seperti itu, supaya ada investasi ke Indonesia,”kata Djoko.

Di tempat yang sama,Managing Director Messe Muenchen International Eugen Egetenmeir mengatakan,pihaknya telah mengekspor alat berat ke Indonesia dengan nilai sekitar 2 miliar euro untuk keperluan infrastruktur, pertambangan, dan lainnya.

“Total ekspor alat-alat berat kita ke Indonesia juga sudah mencapai 2 miliar euro tahun lalu,dan sekarang kita akan kembangkan tahun ini,” jelasnya.

No comments:

Post a Comment